Sabtu, 02 Oktober 2010

Windows Canggih Masa Depan yang dijanjikan Microsoft – Longhorn

Saat ini Microsoft, perusahaan software terbesar dunia sedang mempersiapkan gebrakan terbarunya dengan windows generasi baru yang mungkin tidak kalah menggebrak dibandingkan saat peluncuran Windows 95, sistem operasi yang membuat Microsoft menjadi “raja sistem operasi windows”.
Pada akhir tahun ini, Microsoft menunjukkan sekilas konsep dan teknologi baru yang akan dipersiapkan untuk Windows generasi mendatang yang disebut dengan kode “Longhorn”. Walau saat ini versi windows baru tersebut belum memasuki versi beta, tetapi para developer Windows di Amerika telah diajak mencicipi “demo” dari versi baru tersebut melalui demo aplikasi prototipe yang ditunjukkan pada konferensi developer Windows (PDC) di USA.
Windows baru ini diharapkan dapat menghadirkan suatu dunia komputasi yang baru, canggih dan mudah. Berbagai inovasi dalam teknologi sistem operasi yang canggih diharapkan dapat dihadirkan pada Longhorn. User interface 3D, piksel layar yang jauh lebih baik (beresolusi lebih tinggi), integrasi XML dan dukungan web service terintegrasi ke sistem, manajemen file sistem yang jauh lebih canggih sehingga kita dapat memanajemen file dan mencari data atau file di komputer dengan lebih cepat dan tepat serta adanya model pemrograman dengan API yang jauh lebih lengkap dan lebih baik.
Longhorn juga menjanjikan menghadirkan teknologi web yang lebih kaya di mana thin client akan memiliki kemampuan mendekati rich client melalui teknologi baru dari Longhorn. Jadi kelemahan aplikasi web dalam keterbatasan user interface, proses updating/komunikasi dengan server dapat diatasi pada Longhorn melalui integrasi XML, Indigo dan Avalon.
Melalui tiga versi beta dari Longhorn diharapkan versi final Longhorn yang kemungkinan diluncurkan pada tahun 2006 akan menjadi versi windows yang mampu menjanjikan pengalaman baru dan kepuasan bagi pengguna akan suatu sistem operasi yang benar-benar komplit baik dari segi tampilan, kestabilan, keamanan, serta fungsi.
Peningkatan-peningkatan yang dijanjikan untuk Longhorn, antara lain:
Aero – User Interface baru:
Windows akan memiliki user interface 3D yang jauh lebih baik dan menarik
Avalon – Sistem grafik baru
Teknologi grafik baru dari Microsoft yang menjanjikan tampilan game, video dan layar yang jauh lebih baik.
Indigo – Dukungan terhadap Web Service secara lebih terintegrasi
Saat ini web service telah menjadi “jembatan” bagi software dari platform berbeda, bahasa pemrograman berbeda untuk saling berkomunikasi dan berinteraksi. Oleh karena itu dukungan terhadap teknologi web service ini akan terintegrasi lebih baik dengan Sistem Operasi Windows Longhorn melalui teknologi komunikasi baru Indigo yang menjanjikan fungsi transaction dan queing.
WinFS – Sistem file baru
WinFS, suatu file sistem baru yang dibangun berdasar NTFS dan teknologi database membuat segala informasi, data dari berbagai macam tipe file maupun data di komputer kita dapat dicari dan didapat dengan tepat dan mudah. WinFS menggunakan teknologi index search yang sebenarnya merupakan pengembangan dari teknologi yang digunakan Yukon, penerus SQLServer 2000.
WinFX – model pemrograman baru
Melalui .NET Framework, pengembangan Managed Code akan terus berlanjut ke WinFX sehingga bisa dikatakan bahwa windows generasi mendatang akan memiliki dukungan terhadap managed code lebih baik lagi. Saat ini Microsoft juga mengembangkan API dan model pemrograman baru untuk Longhorn yang lebih lengkap dan lebih mudah untuk digunakan bagi para developer sehingga diharapkan API ini dapat memanfaatkan berbagai kelebihan dan keunggulan yang ditawarkan Longhorn seperti Avalon, Indigo maupun WinFS.
Palladium – security yang lebih baik
Melalui Longhorn, Microsoft menjanjikan security yang lebih baik lagi di mana pengembangan Longhorn akan memprioritaskan dan mengutamakan faktor security.
ClickOnce – proses instalasi dan update software yang mudah
Longhorn menjanjikan proses instalasi aplikasi desktop yang lebih mudah, aman serta proses updating yang dapat diatur secara mudah. 

Jumat, 24 September 2010

Amerika Garam dengan Pidato Ahmadinejad

Amerika Geram dengan Pidato Ahmadinejad

Jumat, 24 September
Pidato Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menimbulkan kegeraman di kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (23/9) ketika ia mengatakan bahwa kebanyakan orang yakin pemerintah Amerika Serikat-lah yang melakukan serangan 11 September.
Ia juga memicu aksi mundur (walkout) di Majelis Umum PBB tidak lama setelah Presiden AS Barack Obama menawarkan rancangan negosiasi dengan Iran mengenai masalah nuklir. Delegasi AS memimpin aksi walkout delegasi Barat yang marah karena komentar Ahmadinejad atas serangan Al-Qaeda pada World Trade Center yang hanya berjarak 6Km dari markas PBB. Delegarasi Uni Eropa segera menyusul keluar setelah delegasi AS.
Presiden Iran itu mengemukakan suatu teori bahwa "beberapa unsur pemerintah AS mengatur serangan untuk membalikkan kondisi perekonomian Amerika yang melemah dan untuk menggenggam Timur Tengah sekaligus demi menyelamatkan rezim Zionis. "Mayoritas rakyat AS begitu juga politisi dan pemimpin lain setuju atas pandangan ini," katanya yang membuat keheranan peserta di ruangan itu.
Sekitar 3.000 orang tewas dalam serangan yang dilakukan Al-Qaeda yang membajak pesawat dan menabrakkannya ke gedung WTC di New York, Pentagon di Washington, dan ke lapangan di Pennsylvania. Delegasi AS mengecam pemimpin Iran tersebut dalam satu pernyataan yang dikeluarkan bahkan sebelum Ahmadinejad menyelesaikan pidatonya.
"Dibanding mewakili aspirasi dan niat baik dari warga Iran, Ahmadinejad malah kembali memilih untuk menyampaikan teori konspirasi keji dan sentimen anti-Semit yang menjijikkan dan tidak berdasar," kata Mark Kornblau, juru bicara delegasi AS. Obama tidak memberikan komentar secara publik tapi seorang pejabat senior AS mengatakan, "Presiden memaknai pernyataan itu sebagai sesuatu yang menyakitkan dan menyerang, khususnya karena disampaikan berdekatan dengan lokasi Ground Zero."
Menteri Luar Negeri Kanada, Lawrence Cannon, mengatakan pernyataan Ahmadinejad sebagai "pelanggaran besar atas standar internasional dan semangat PBB." Pemimpin Iran itu kerap melakukan hal kontroversial di sidang Majelis Umum PBB. Tahun lalu ia melakukan aksi mundur setelah memberi pernyataan mengenai Israel.
Pidato tahun ini juga menyerang Israel yang ia sebut sebagai "Zionis." Ahamadinejad mengkritik kekuatan utama dunia yang mencoba menghentikan program nuklir Iran, menuduh mereka berusaha memonopoli kekuatan nuklir sembari "terus menjaga, menambah, dan meningkatkan kecanggihan persenjataan nuklir mereka sendiri." Ia mengatakan pada 2011 seharusnya dijadikan tahun perlucutan senjata nuklir --"Energi Nuklir untuk Semua, Senjata Nuklir Tidak untuk Siapapun." (AFP/Ant)
SUMBER (Liputan6.com)